JAKARTA SELATAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Administrasi Jakarta Selatan secara resmi mengukuhkan dan melantik Pengurus MUI Kecamatan se-Jakarta Selatan dalam sebuah acara penuh khidmat yang berlangsung di Aula Masjid Darul Jannah, Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Rabu, 29 Juli 2026.

Momentum pelantikan ini menjadi bagian penting dalam perjalanan organisasi MUI Jakarta Selatan setelah sukses melaksanakan rangkaian Musyawarah Cabang (Muscam) MUI tingkat kecamatan yang berlangsung sepanjang bulan Mei 2026. Proses Muscam dilaksanakan dengan semangat demokrasi, musyawarah mufakat, kekeluargaan, serta komitmen bersama untuk memperkuat pelayanan umat.

Acara pelantikan dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan pemerintahan, ulama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan Islam, serta lembaga keagamaan di wilayah Jakarta Selatan. Hadir dalam kegiatan tersebut Walikota Administrasi Jakarta Selatan Dr. Ir. Safrin Liputo, MT, Wakil Ketua MPR RI Dr. HM. Hidayat Nur Wahid, MA, Wakil Ketua MUI DKI Jakarta Dr. KH. Syamsul Ma’arif, dan KH. Yusuf Aman, MA serta jajaran pimpinan MUI DKI Jakarta, Ketua MUI Jakarta Selatan KH. Drs. Ahmad Nawawi Halim, serta unsur Forkopimko, Kementerian Agama, Kementerian Haji dan Umrah Jakarta Selatan, para camat, dan para tokoh keumatan. Serta Berbagai organisasi dan lembaga Islam yaitu Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Persis, Al Washliyah, Mathla’ul Anwar, PUI, DMI, IPQAH, dan lembaga keagamaan Islam lainnya.

Dalam sambutannya, jajaran MUI Jakarta Selatan menegaskan bahwa penguatan struktur organisasi hingga tingkat kecamatan merupakan langkah strategis dalam memperluas peran MUI sebagai wadah pelayanan, pembinaan, dan pemberdayaan umat.

Pengurus MUI Kecamatan memiliki tanggung jawab besar sebagai garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin, memperkuat ukhuwah Islamiyah, memberikan pencerahan kepada masyarakat, serta membangun hubungan harmonis antara ulama, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat.

Berdasarkan hasil Muscam dan keputusan tim formatur, sepuluh Ketua MUI Kecamatan se-Jakarta Selatan yang mendapatkan amanah masa khidmat mendatang adalah:

  1. Kecamatan Jagakarsa: KH Abdullah Hasani.
  2. Kecamatan Kebayoran Baru: KH Ghozali Mushonnif
  3. Kecamatan Setiabudi: KH Abdul Somad.
  4. Kecamatan Pesanggrahan: KH Muhammad Soleh
  5. Kecamatan Cilandak: KH Abdul Halim Idris
  6. Kecamatan Pasar Minggu: KH Ahmad Saiful Habib
  7. Kecamatan Mampang Prapatan: KH Noordin Nasir
  8. Kecamatan Kebayoran Lama: KH Hasan Murdi Alwi
  9. Kecamatan Tebet: KH Saifuddin Zein
  10. Kecamatan Pancoran: KH Muhammad Iqbal, Lc.

Selain pengukuhan para ketua kecamatan, acara tersebut juga menetapkan sekitar 400 pengurus MUI tingkat kecamatan yang berasal dari para ulama, tokoh masyarakat, dan pemuka agama terbaik di wilayah masing-masing.

Jumlah kepengurusan tersebut menjadi kekuatan besar dalam menjalankan program pembinaan umat, penguatan dakwah, pendidikan keislaman, serta kegiatan sosial kemasyarakatan di seluruh wilayah Jakarta Selatan.

Ketua MUI Jakarta Selatan KH. Drs. Ahmad Nawawi Halim bersama Sekretaris Umum Dr. Yasdar Sy, SQ., MH terus mendorong terwujudnya kebersamaan seluruh unsur umat Islam.

Kepengurusan MUI Jakarta Selatan mengakomodasi berbagai unsur organisasi masyarakat Islam dan lembaga keagamaan seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Persis, Al Washliyah, Mathla’ul Anwar, DMI, PUI, LDII, serta berbagai lembaga Islam lainnya sebagai wujud nyata persatuan dan ukhuwah Islamiyah.

Salah satu langkah strategis yang terus diperkuat adalah sinergi Pembangunan Gedung Keumatan MUI, DMI dan IPQAH sebagi pusat kegiatan keumatan bersama berbagai lembaga Islam sebagai ruang kolaborasi dalam pembinaan masyarakat muslim Jakarta Selatan.Melalui sinergi tersebut, MUI Jakarta Selatan berkomitmen menghadirkan pelayanan umat yang semakin kuat, inklusif, dan mampu menjawab berbagai tantangan kehidupan masyarakat modern.

Pelantikan Pengurus MUI Kecamatan se-Jakarta Selatan bukan hanya seremonial organisasi, tetapi menjadi awal penguatan gerakan keumatan yang lebih terarah dan berkelanjutan. Dengan kolaborasi antara ulama, umara, organisasi Islam, dan masyarakat, MUI Jakarta Selatan berharap dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan Jakarta Selatan sebagai wilayah yang religius, harmonis, damai, dan berkeadaban.

“Dari Jakarta Selatan untuk Indonesia: memperkuat ukhuwah, menjaga persatuan, dan menghadirkan Islam yang membawa kemaslahatan bagi seluruh umat.”

Tentang MUI Kota Administrasi Jakarta Selatan

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Administrasi Jakarta Selatan merupakan wadah musyawarah para ulama, cendekiawan muslim, dan tokoh umat Islam yang berperan dalam membimbing, membina, serta melayani masyarakat melalui kegiatan keagamaan, sosial, pendidikan, dan kemasyarakatan.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *